KEMENDIKBUD Akan Beri Akses Internet Gratis Untuk Kuliah Online

Sudah hampir 2 pekan semua kegiatan belajar mengajar di sekolah dilaksanakan di rumah, tak terkecuali para pekerja, mereka juga melaksanakan pekerjaan mereka di rumah yang disebut dengan istilah work from home.

Seluruh lembaga sekolah dari mulai TK hingga SMA, begitu juga kampus-kampus sudah melaksanakan kegiatan belajar mengajar dengan pertemuan online atau daring, demi terhindar dari infeksi virus Corona.

Dengan adanya ide seperti itu menimbulkan hal yang positif juga negatif. Hal positifnya adalah siswa/mahasiswa bisa melakukan kegiatan belajar mereka dengan nyaman karena dilaksanakan di kediaman masing-masing tanpa ada gangguan. Dari segi negatifnya adalah terlalu banyaknya penggunakan akses internet sehingga butuh banyak mengeluarkan paket internet/kuota, terutama kepada para mahasiswa.

Dilansir dari kompas.com, Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Dikjen Dikti) Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menggandeng provider telekomunikasi menyediakan akses gratis pembelajaran daring bagi mahasiswa.

Hal tersebut disampaikan PLT. Direktur Pendidikan Tinggi (Ditjen Dikti), Nizam pada kegiatan “Bincang Pagi” dengan awal media secara daring beberapa waktu lalu.

Beberapa provider seluler seperti Telkomsel dan XL telah bekerja sama dengan Ditjen Dikti untuk memberikan akses gratis melalui IP khusus perguruan tinggi.

Dikutip dari kompas.com, Nizam menyampaikan bahwa IP address learning management system sudah didaftarkan ke provider agar mahasiswa tidak dikenakan biaya saat mengakses platform pembelajaran daring yang disediakan kampus.

Keadaan darurat karena Covid-19 memaksa proses kegiatan pendidikan agar dilakukan dengan cara pendekatan yang tepat, guna menahan laju pertumbuhan Covid-19.

Sejumlah kampus dan yayasan pendidikan, baik swasta maupun negeri di Indonesia telah menerapkan pembelajaran jauh dan kuliah online untuk mengantisipasi penyebaran Corona di lingkungan sekolah maupun kampus.

Dan salah satu kendala dalam pembelajaran jarak jauh adalah keterbatasan siswa/mahasiswa dalam hal kuota internet.

Selamat membaca

Semoga bermanfaat, terimakasih …

Tips Mencegah Virus Corona

Virus Corona menjadi momok tersendiri bagi warga dunia. Itu dikarenakan virus ini telah menyerang ribuan bahkan jutaan orang di seluruh dunia dan sudah banyak menelan korban jiwa. Agar tidak terkena dari virus yang sedang mewabah ini, ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mencegah penularan virus Corona.

Infeksi virus Corona yang disebut COVID-19 ini pertama kali terjadi di kota Wuhan, China dan sekarang sudah ditemukan di berbagai negara, termasuk Indonesia.

Langkah Mencegah Penularan Virus Corona

Dilansir dari alodokter.com virus ini berasal dari hewan, seperti kelelawar dan unta, dan bisa menular dari hewan ke manusia, serta manusia ke manusia. Penularan antarmanusia ke manusia kemungkinan besar dari percikan dahak saat batuk atau bersin.

Ketika seseorang terinfeksi virus Corona dia akan mengalami gejala seperti flu, demam, batuk, dan pilek. Namun, setelah beberapa hari, orang yang terserang virus ini akan mengalami sesak napas, akibat infeksi pada paru-paru.

Berikut adalah langkah yang bisa dilakukan untuk mencegah virus Corona menurut alodokter.com. di antaranya:

1. Mencuci tangan dengan benar

Mencuci tangan adalah cara yang paling sederhana namun efektif untuk mencegah penyebaran COVID-19. Pastikan mencuci tangan dengan menggunakan sabun dan air yang mengalir, kurang lebih selama 20 detik. Pastikan seluruh tangan tercuci dengan bersih. Termasuk punggung tangan, sela-sela jari, pergelangan tangan, dan kuku. Setelah itu, keringkan tangan menggunakan tisu, handuk bersih, atau mesin pengering tangan.

Jika sedang berpergian dan sulit menemukan air, maka bisa menggunakan hand sanitizer untuk membersihkan tangan. Pilih produk hand sanitizer yang memiliki kandungan alkohol 60% agar lebih efektif membasmi kuman.

Pastikan mencuci tangan dengan teratur setiap waktu, terutama sebelum dan sesudah makan, ketika hendak menyentuh atau setelah menyentuh barang, setelah buang air besar, dll.

2. Menggunakan masker

Ada dua jenis masker yang bisa digunakan untuk mencegah penularan virus Corona. Yaitu masker bedah dan masker N95.

Masker bedah merupakan masker sekali pakai yang umum digunakan dan juga nyaman ketika dipakai. Cara pakai masker bedah adalah sisi warna pada masker harus menghadap ke luar, sementara sisi dalamnya yang berwarna putih menghadap wajah dan menutupi dagu, hidung, dan mulut. Sisi berwarna putih terbuat dari material yang dapat menyerap kotoran dan menyaring kuman dari udara.

Meski tidak sepenuhnya bisa mencegah paparan virus, setidaknya masker ini bisa menurunkan resiko penyebaran infeksi virus, termasuk virus Corona. Penggunakan masker lebih disarankan bagi orang yang sedang sakit untuk mencegah penyebaran virus dan kuman, ketimbang pada orang yang sehat.

Sementara masker N95 adalah masker khusus yang dirancang untuk menyaring partikel berbahaya di udara. Jenis masker inilah yang lebih direkomendasikan untuk mencegah infeksi virus Corona. Meski demikian, masker ini kurang nyaman ketika digunakan.

Ketika melepaskan masker dari wajah, baik masker bedah maupun masker N95, hindari menyentuh bagian depan masker, sebab bagian tersebut penuh dengan kuman yang menempel. Setelah melepas masker, cucilah tangan menggunakan sabun atau hand sanitizer, agar tangan bersih dari kuman yang menempel.

3. Menjaga daya tahan tubuh

Daya tahan tubuh yang kuat dapat mencegah munculnya berbagai macam penyakit. Untuk itu disarankan agar mengonsumsi makanan sehat, seperti sayuran, buah-buahan, dan makanan berprotein, seperti telur, ikan, dan daging tanpa lemak. Juga menambah suplemen sesuai anjuran dokter.

Selain itu, rutin berolahraga, tidur yang cukup, tidak merokok, dan tidak mengonsumsi minuman beralkohol juga bisa meningkatkan daya tahan tubuh agar terhindar dari penularan virus Corona.

4. Tidak berpergian

Agar tidak tertular virus ini, disarankan untuk tidak berpergian ke tempat-tempat yang sudah memiliki kasus infeksi virus Corona atau berpotensi menjadi lokasi penyebaran coronavirus.

Lebih baik mengisolasikan diri di rumah selama situasi belum stabil. Dengan demikian kita bisa memutus mata rantai penyebaran virus Corona.

5. Menghindari kontak dengan hewan yang berpotensi menularkan coronavirus

Coronavirus jenis baru diduga kuat berasal dari kelelawar dan disebarkan oleh beberapa hewan mamalia dan reptil. Oleh karena itu, hindarilah kontak dengan hewan-hewan tersebut.

Jika ingin mengonsumsi daging atau ikan, pastikan daging atau ikan tersebut sudah dicuci dan dimasak hingga benar-benar matang. Hindari mengonsumsi daging atau ikan yang sudah tidak segar atau busuk.

Hingga saat ini, belum ada pengobatan yang dapat menyembuhkan infeksi virus Corona. Oleh sebab itu, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengimbau agar masyarakat tidak memandang sepele penyakit ini dan senantiasa melakukan tindakan pencegahan. Salah satunya adalah dengan menerapkan social dintancing.

Semoga bermanfaat …

Terimakasih

Waspada Hantavirus

Belum usai terkait masalah virus Corona, baru-baru ini ada salah satu pria di China yang meninggal dengan hitungan jam saja. Setelah diperiksa oleh ahli medis, pria tersebut didiagnosa hantavirus.

Pria tersebut berasal dari daerah bernama Yunnan, diduga dia meninggal ketika perjalanan ke tempat kerjanya yang berada di Shandong, pria tersebut tertular hantavirus ketika perjalanan mengendarai bus yang ia sewa.

Setelah kejadian tersebut semua penumpang bus yang berjumlah 32 orang langsung menjalani tes. Namun, hasilnya tidak diungkapkan ke publik.

Dilansir dari katadata.com kasus hantavirus pertama kali dilaporkan di Amerika Serikat pada 1993. Penyakit ini ditularkan dari hewan pengerat, seperti tikus, ke manusia. Tidak ada penularan antar manusia ditemukan sejauh ini, kecuali kasus di Argentina pada 1996.

Katadata.com menulis, berikut adalah gejala dan cara penyembuhan hantavirus:

1. Gejala Hantavirus

Dilansir dari Liputan6.com, gejala awal penyakit ini adalah demam, nyeri otot, dan kelelahan. Sifatnya sangat umum, namun bisa bertambah parah menjadi sakit kepala, kedinginan, mual, pusing, muntah, dan diare.

Di empat hingga sepuluh hari setelah fase awal. Penderita penyakit ini akan mengalami batuk dan sesak napas, dan paru-parunya dipenuhi dengan cairan. Oleh karena itu virus ini sering disebut hantavirus pulmonary syndrome (HPS).

2. Diagnosis dan Perawatan Hantavirus

Hantavirus atau HPS ini sulit diketahui pada masa awal infeksinya, karena gejala ini sangat mirip dengan flu biasa. Pasien yang mengalami demam dan kelelahan serta memiliki kontak dengan hewan pengerat, kemungkinan besar diagnosis HPS.

Lalu bagaimana perawatannya? Sampai saat ini belum ada pengobatan khusus dan vaksin untuk inveksi hantavirus. Menurut CDC, pasien yang menerima perawatan dini di UGD berpeluang sembuh lebih besar. Karena dalam masa perawatan itu pasien akan diintubasi dan diberi oksigen untuk membantunya melalui periode kesulitan pernapasan akut.

3. Rasio Kematian Hantavirus

CDC atau Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat mengatakan bahwa infeksi virus ini berakibat fatal. Rasio kematiannya mencapai 38%.

CDC memperkirakan gejalanya dapat berkembang antara satu sampai delapan minggu setelah terpapar urin segar, kotoran, atau air liur tikus yang terinfeksi.

4. Bagaimana Hantavirus Menginfeksi Manusia?

Ada tiga yang menyebabkan penyebaran hantavirus. Pertama, ketika tikus menggigit manusia, virus bisa menginfeksi orang itu. Namun, jenis penularan seperti ini jarang terjadi.

Kedua, seseorang bisa terinfeksi hantavirus apabila menyentuh barang yang terkontaminasi urin, air liur, dan kotoran tikus, lalu memegang hidung dan mulutnya.

Terakhir, HPS bisa muncul ketika seseorang memakan makanan yang terkontaminasi kotoran tikus.

Semoga bermanfaat.

Mari Putus Mata Rantai COVID-19

Badan Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan, perjuangan China melawan wabah virus corona memberikan secercah harapan bagi dunia.

Salah satu alasan mengapa WHO mengatakan itu adalah selama tiga hari beruntun, Wuhan, kota tempat wabah terdeteksi, tidak melaporkan infeksi domestik.

Selain itu dalam empat hari terakhir, mereka hanya melaporkan satu kasus internal. Perkembangan signifikan setelah pada awal wabah terjadi kekacauan.

Lain halnya yang terjadi di Indonesia saat ini. Peningkatan jumlah korban covid-19 makin hari kian bertambah, sudah ada kurang lebih 709 orang yang didiagnosa positif terjangkit covid-19 (24 provinsi). Total yang meninggal sudah mencapai 58 orang dan 31 orang dinyatakan sembuh.

Demi memutus mata rantai virus Corona ini pemerintah sudah menghimbau masyarakat agar mengisolasikan diri di rumah selama kurang lebih 14 hari. Untuk itu mari kita bersama-sama agar mematuhi apa yang telah dianjurkan oleh pemerintah.

Dikutip dari kompas.com Ahad (22/03/2020) masyarakat China menggunakan 3 strategi demi memulihkan dan memutus mata rantai covid-19.

1. Tutup dan tahan

Pada awal tahun 2020, China secara efektif menutup Wuhan, menempatkan 11 juta penduduknya dalam karantina ketat. Langkah yang kemudia diikuti oleh kota lain di China.

Sementara di wilayah China yang lain, pemerintah setempat melarang keras warganya untuk tidak keluar rumah dan mengisolasi diri.

Karena ratusan juta warga China hidup dengan lingkungan yang padat. Sehingga komite masyarakat setempat bisa berpatroli dan mengawasi mereka.

Dengan demikian, kepatuhan warga bisa terlihat. “Pengurungan berhasil,” kata Sharon Lewin, profesor kedokteran di Uiniversitas Melbourne.

“Dua pekan setelah Wuhan ditutup, yang merupakan masa inkubasi virus corona, jumlah (infeksi) mulai berkurang,” jelas Lewin.

Social distancing ekstrem dan karantina mandiri sejak saat itu mulai diikuti oleh negara lain di Eropa, termasuk beberapa negara bagian AS.

Namun studi yang dipaparkan Imperial College London menunjukkan, strategi itu bisa berdampak pada ekonomi dan sosial. Jangan pendek maupun panjang.

2. Mobilisasi Massa

Ada 42.000 dokter dan perawat yang di kirim China ke Hubei, untuk membantu tim medis setempat yang sudah mulai kewalahan.

China juga mengirim pakar kesehatan dari palang merah mereka ke Italia, hal itu dilakukan karena Italia adalah salah satu negara dengan tingkat kematian tertinggi karena kasus covid-19.

Keputusan mereka untuk mengirim tim medis bukannya tanpa korban, jika melihat kepada angka kementrian kesehatan.

Berdasarkan data tersebut, lebih dari 3.300 dokter dan perawat positif menderita Covid-19, dengan 13 di antaranya meninggal.

Selain itu, mereka juga membangun rumah sakit dalam waktu dua pekan untuk menampung ribuan pasien.

3. Masker dan pencegahan

Di China seluruh penduduknya diminta agar memakai masker ke mana pun mereka pergi. Mereka tidak diperbolehkan masuk apartemen atau kantor jika tidak memakai masker.

“Penggunaan masker secara luas bisa menurunkan penyebaran wabah, terutama bagi mereka yang tidak menunjukkan gejala,” kata Zheng Zijie, pakar dari Universitas Peking.

Untuk saat ini, masker adalah senjata paling efektif untuk mencegah penyebaran virus, meski harus sering diganti dan sulit dicari di Indonesia.

Kemudian untuk meningkatkan deteksi, pos pemeriksaan suhu tubuh dipasang di setiap pintu masuk toko, bangunan, atau tempat publik.

“Jika suhu tubuh Anda di atas 37,3 derajat Celsius, maka Anda langsung diisolasi,” terang salah satu petugas di pintu masuk taman bermain Beijing.

Kemudian, setiap orang diharuskan memindai QE Code di ponsel mereka, untuk mengecek apakah status mereka “hijau”, “kuning”, atau “merah”.

Dengan cara tersebut, pemerintah China bisa langsung mengecek apakah yang bersangkutan mempunyai sejarah bepergian ke zona merah.

Itulah 3 strategi yang dilakukan China untuk mencegah dan menghambat berkembangnya covid-19.

Pemerintah kita di Indonesia sudah mengumumkan bahwa kita harus mengisolasi diri di rumah kita masing-masing dan dihimbau untuk tidak keluar rumah sampe situasi benar-benar sudah normal Kembali.

Untuk itu mari kita mematuhi kebijakan pemerintah dengan tidak melanggar apa yang sudah pemerintah putuskan dan tetapkan. Toh kesehatan juga nanti bakal kita yang merasakan sendiri bukan orang lain.

Semoga bermanfaat. Syukron …

Ragam Bahasa Indonesia dan Ejaan Bahasa Indonesia

A. Ragam Bahasa Indonesia

Ragam Bahasa merupakan variasi bahasa menurut pemakaian, yang berebeda-beda menurut topik yang dibicarakan, menurut hubungan pembicara, kawan bicara, orang yang dibicarakan, serta menurut medium pembicara. (Bachman, 1990).

  • Beberapa Ragam Bahasa Indonesia:
  1. Berdasarkan Penutur: Dialek dan Sosialek
  2. Berdasarkan Sarana: Lisan dan Tulis
  3. Berdasarkan Pemakaian: Hukum, ekonomi, politik, teknik, militer, agama, komumikasi,dll.
  4. Berdasarkan Formal-Nonformal: Formal dan Nonformal.
  • Ragam Bahasa Berdasarkan Waktu, terdapat 2 ragam yaitu;
  1. Ragam indoneisa lama.
  2. Ragam indonesia baru.
  • Ragam Bahasa Berdasarkan Situasi, terdapat 4 ragam yaitu;
  1. Ragam resmi/fornal/ilmiah.
  2. Ragam tidak resmi/informal/kasual,
  3. Ragam akrab/intim.
  4. Ragam konsultatif.
  • Ragam Bahasa Berdasarkan Media, terdapat 2 ragam yaitu;
  1. Ragam Lisan adalah Ragam bahasa yang diungkapkan melalui media lisan, terkait oleh ruang dan waktu sehingga situasi pengungkapan dapat membantu pemahaman. Terbagi menjadi 2:
  • Ragam lisan baku, seperti: Ceramah dan Pidato.
  • Ragam lisan tidak baku, seperti: Percakapan dengan teman.
  1. Ragam Tulisan adalah Ragam bahasa yang digunakan melalui media tulis, tidak terkait ruang dan waktu sehingga diperlukan kelengkapan struktur sampai pada sasaran secara visual atau bahasa yang dihasilkan dengan memanfaatkan tulisan dengan huruf sebagai unsur dasarnnya. Terbagi menjadi 2:
  • Ragam tulisan baku, seperti: Menulis laporan dan artikel.
  • Ragam tulisan tidak baku, seperti: SMS/menulis dengan Bahasa gaul.
  • Ragam Baku dan Ragam Tidak Baku
  1. Ragam Baku adalah ragam yang dilembagakan dan diakui oleh sebagian besar pemakainya sebagai bahasa resmi dan sebagai kerangka acuan norma bahasa dalam penggunaannya. Mempunyai 3 syarat:
  • Yang pertama adalah Kemantapan Dinamis, yaitu bahasa baku yang sesuai dengan pola dan sistem bahasa yang baku. Misalnya: Bentuk kata dengan Peng + kontrak = pengontrak bukan meng- + suplai = menyuplai bukan mensuplai.
  • Yang kedua adalah Cendekia, yaitu ragam baku yang dipakai di tempat resmi dan penggunanya adalah orang yang terpelajar. Misalnya (tidak cendekia): Rumah ini mau dijual.
  • Lalu syarat yang terkahir adalah Seragam, artinya keseragaman didasarkan kesepakatan, bahasa baku tidak lepas dari kesepakatan untuk keseragaman. Misalnya: SIM bukan lisensi dan KTP bukan identitas pribadi.
  1. Ragam Tidak baku (Nonbaku) adalah ragam yang menyimpang dari norma baku.
  • Ragam Sosial dan Ragam Fungsional
  1. Ragam Sosial adalah Ragam bahasa yang disepakati sebagian normanya untuk digunakan di lingkungan sosial terbatas.
  2. Ragam Fungsional profesional adalah ragam yang dikaitkan dengan profesi, lembaga, lingkungan kerja, atau kegiatan tertentu.

 B. Ejaan Bahasa Indonesia

Ejaan adalah keseluruhan peraturan bagaimana menggambarkan lam-bang-lambang bunyi bahasa dan bagaimana hubungan antara lambang-lambang itu (pemisahan, penggabungan) dalam suatu Bahasa. Dalam kamus besar bahasa Indonesia dinyatakan Ejaan adalah kaidah-kaidah cara menggambarkan bunyi-bunyi (kata, kalimat dsb) dibentuk tulisan (huruf-huruf) serta penggunaan tanda-tanda baca.

  • Macam ejaan Bahasa Indonesia

Ejaan ada dua macam, yakni ejaan fonetis dan fonemis.

  1. Ejaan fonetis adalah ejaan yang berusaha menyatakan setiap bunyi bahasa dengan huruf, setelah mengukur dan mencatatnya dengan alat pengukur bunyi bahasa.
  2. Ejaan fonemis ialah ejaan yang berusaha menyatakan setiap fonem dengan satu lambang atau huruf, sehingga jumlah lambang diperlukan tidak terlalu banyak jika dibandingkan dengan jumlah lambang dalam fonetis.
  • Macam Fonem

Walaupun sistem ejaan bahasa indonesia sekarang didasarkan atas sistem fonetis, yaitu satu tanda untuk satu bunyi namun masih terdapat kekurangan.

  1. Ada fonem yang masih dilambangkan dengan dua tanda misalnya: ng, ny, kh dan sy.
  2. Sebaliknya ada pula dua fonem yang dilambangkan dengan satu tanda saja, yaitu e.
  • Sistem Ejaan yang di Pakai di Indonesia

Ada 3 macam ejaan yang di pakai di Indonesia:

  1. Ejaan Ch. A. Van Ophuysen

Ejaan ini mulai berlaku sejak tahun 1901 sampai tahun 1974. Ejaan ini merupakan warisan dari ejaan bahasa Melayu yang menjadi dasar dan asal bahasa Indonesia.

  1. Ejaan Suwandi atau Ejaan Republik

Ejaan ini mulai berlaku sejak tahun 1947 sampai dengan tahun 1972.

  1. Ejaan Bahasa Indonesia yang Disempurnakan.

Ejaan ini mulai berlaku tahun 1972 sampai sekarang. Ejaan ini sering disebut dengan Ejaan yang Disempurnakan atau EYD.

Perbedaan ketiga jenis ejaan yang pernah dan sedang berlaku dalam aspek penghurufan dapat dilihat dalam tabel berikut :

Van Ophuysen

Suwandi

EYD

J

J y

Dj

Dj

j

nj

nj

ny

Sj

sj

sy

tj

Tj

C

ch

Ch

kh

Z

Z

z

f

f

v

oe U

u

ee e

e

  • Adapun motif lahirnya EDY adalah
  1. Menyesuaikan ejaan bahasa Indonesia dengan perkembangan bahasa Indonesia.
  2. Membina ketertiban dalam penu-lisan huruf dan tanda baca.
  3. Memulai usaha pembakuan bahasa Indonesia secara menyeluruh.
  4. Mendorong pengembangan bahasa Indonesia.